SALAM MARIA PENUH RAHMAT, TUHAN SERTAMU. TERPUJILAH ENGKAU DI ANTARA WANITA, DAN TERPUJILAH BUAH TUBUHMU YESUS. SANTA MARIA BUNDA ALLAH, DOAKANLAH KAMI ORANG YANG BERDOSA INI, SEKARANG DAN WAKTU KAMI MATI. AMIN.

INSTALASI USKUP AGUNG MEDAN

Hari Minggu 22 Februari 2009 merupakan hari bersejarah bagi Gereja Keuskupan Agung Medan, karena paa hari itu diadakan Instalasi Uskup Agung yang baru: penyerahan tongkat penggembalaan dari Mgr. A.G.Pius Datubara kepada Mgr. Anicetus B. Sinaga.

Pelayanan dan Pastoral (Umat Nias)

Pada hari Kamis - Jumat 26 s/d 27 November 2009, Pastor Anton bersama bapak S. Barasa, bapak T. Manao, Suster Margareta KSSY, Siprianus Manao dan Andre berkunjung ke stasi Panuntungan.

HIDUP BERMAKNA : BERBAGI BEKRAT

Apapun pemikiran orang, yang pasti adalah bahwa hidup yang bermakna dan menjadikan seseorang itu bahagia adalah bila seseorang itu bersyukur atas hidupnya sebagia karunia yang besar dari Tuhan.

NATAL MUDIKA 2009: SUKSES

UCAPAN TERIMA KASIH KARENA NATAL MUDIKA 2009 'BERTABUR BINTANG' BERJALAN DENGAN SANGAT BAIK.

PAROKI: SEJARAH KATOLIK DI DAIRI

MISI KATOLIK DI DAIRI (SEJARAH SINGKAT PAROKI SIDIKALANG).

PEMBANGUNAN GEREJA KATOLIK STASI SANTO PETRUS – LAE TARONDI PAKPAK BHARAT

Berdirinya Gereja Katolik di Salak ibukota Kabupaten Pakpak Bharat berawal dari kesepakatan lima keluarga umat Katolik yang ada saat itu.

Tampilkan postingan dengan label Berita Seputar KAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Seputar KAM. Tampilkan semua postingan

Surat KWI

Surat KWI kepada Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden
Kepada Yth.Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden
Republik Indonesia


Dengan hormat,

Pertama-tama kami ucapkan selamat kepada saudara-saudari calon presiden dan calon wakil presiden Republik Indonesia, atas keberhasilan saudara-saudari sampai pada sebuah tahap yang sangat penting dalam proses penentuan untuk menjadi presiden dan wakil presiden. Presiden dan wakil presiden terpilih merupakan sebuah kedudukan dan jabatan yang sangat menentukan hidup bersama warga negara Republik Indonesia yang kita cintai ini.
Kalau negara Indonesia ini diibaratkan sebuah bahtera, presiden dan wakil presiden adalah nahkodanya. Siapa pun yang terpilih menjadi nahkoda merupakan orang-orang yang bertanggung jawab untuk membawa bahtera itu dalam mengarungi lautan zaman. Untuk itu pikiran jernih, kehendak baik dan tindakan-tindakan terorganisir rapi demi kesejahteraan seluruh bangsa merupakan unsur-unsur yang hendaknya terus dikembangkan.

Kami, seperti juga teman-teman lain, menengarai adanya batu-batu karang yang membahayakan perjalanan negara kita dalam mencatat sejarah. Inilah yang kami mohonkan agar mendapat perhatian khusus dan dipergunakan sebagai alat untuk mengukur diri, apakah saudara-saudari pantas menduduki jabatan sebagai presiden dan wakil presiden. Batu-batu karang yang mengancam bangsa Indonesia ini memang bukan temuan kami sendiri. Kami mengalaminya secara langsung karena sebagai Jemaat kami hidup di dalam masyarakat; kami adalah bagian yang tidak terpisahkan dari warga bangsa. Tentu saudara-saudari pernah menghadapinya sendiri ketika memegang jabatan penting di pemerintahan selama ini.
1. Pengabaian Pilar-Pilar Bangsa:
Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan pemersatu bangsa yang kita banggakan. Itu merupakan pilar penopang rumah bersama yang kita huni ini, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selama ini pilar-pilar tersebut digerogoti seperti tiang rumah dimakan rayap. Dari luar masih kelihatan utuh, tetapi berkali-kali dirusak sendiri bahkan perusakan itu dipelopori oleh mereka yang diharapkan untuk mempertahankannya. Sumpah jabatan presiden dan wakil presiden hendaknya juga dimaknai sebagai sumpah setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kebhinnekaan Indonesia.
2. Pendidikan yang Tidak Mencerdaskan
Pendidikan yang bermutu dan merata bagi setiap warga negara Indonesia akan memenuhi cita-cita bangsa Indonesia untuk mencerdaskan bangsa Indonesia. Sekarang ini kita memerlukan perbaikan sistem pendidikan kita. Pemerintahan di bawah masa jabatan saudara-saudari hendaknya dengan jelas mengusahakan pendidikan yang bermutu bagi semua warga bangsa Indonesia. Selama biaya pendidikan begitu mahal apalagi bermutu rendah maka masa depan bangsa Indonesia berada dalam bahaya pembodohan massal. Bahaya itu semakin mengancam kita, karena majunya pendidikan di negeri-negeri lain. Generasi muda bangsa-bangsa lain maju dengan pesat karena didukung oleh sistem pendidikan yang baik dan generasi muda kita akan tertinggal semakin jauh.Untuk lebih meningkatkan mutu pendidikan nasional, sebaiknya pemerintah memberikan kebebasan dan dukungan kepada lembaga-lembaga pendidikan swasta yang selama ini sudah berjasa membantu pemerintah dalam mencerdaskan bangsa. Peran aktif lembaga-lembaga pendidikan swasta ini sebaiknya difasilitasi dan dijamin kebebasannya untuk ikut menentukan sistem pendidikan nasional dan bukan membatasi ruang gerak lembaga-lembaga itu dalam berperan aktif mencerdaskan bangsa.
3. Lemahnya Penegakan Hukum
Sebagai negara hukum, Republik Indonesia perlu meningkatkan kredibilitasnya. Dalam agenda kerjanya hendaknya pemerintah segera memberikan prioritas untuk menjamin adanya kepastian hukum yang bertujuan untuk memberantas korupsi, kolusi, nepotisme, premanisme dan melindungi hak-hak sipil, politik, ekonomi, budaya, serta menindak pelanggaran Hak-Hak Asasi Manusia.Mengingat besarnya bahaya korupsi presiden dan wakil presiden terpilih hendaknya tetap mempertahankan dan memperbaiki mekanisme dan sistem kerja pengadilan khusus.Hendaknya presiden dan wakil presiden terpilih dengan tegas memberantas tindakan-tindakan anarkis, main hakim sendiri dengan cara-cara brutal dan premanisme. Bila itu terjadi maka kita boleh mengharapkan kestabilan ekonomi, politik, hukum dan pada akhirnya warga negara akan merasa aman.Negara Republik Indonesia menjamin setiap hak asasi warga negaranya tanpa membedakan latar belakang ekonomi, politik, agama, etnis dan gender. Buruh dan perempuan memiliki hak asasi yang sama dengan warga negara Indonesia lainnya. Bila hak mereka dilindungi maka mereka tidak harus meninggalkan tanah air dan keluarganya untuk menanggung aib karena pekerjaan yang dilakukan dan perlakuan dari majikannya tak beda dengan perbudakan, yaitu perbudakan modern. Presiden dan wakil presiden terpilih hendaknya segera dengan nyata menunjukkan usaha dalam melindungi hak-hak asasi buruh dan perempuan.
4. Perusakan Lingkungan hidup
Lingkungan hidup kita sedang menuju kehancuran. Sudah menjadi pengetahuan umum, bahwa selama beberapa dasa warsa ini setiap tahun hutan-hutan Indonesia, berjuta-juta hektar, mengalami perusakan sehingga tak dapat dipulihkan kembali. Perusakan lingkungan yang berkepanjangan akhirnya merupakan tindakan yang melanggar hak hidup seluruh ciptaan. Lingkungan yang rusak adalah tanda yang jelas kerusakan bangsa kita.
5. Kesenjangan Tingkat Kesejahteraan.
Para pendiri bangsa Indonesia memaknai sila kelima Pancasila, "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" sebagai kesejahteraan lahir batin bagi seluruh warga secara merata. Sampai sekarang jurang kaya dan miskin di negeri kita tidak dapat disembunyikan lagi. Mengapa terjadi demikian? Ada banyak faktor menjadi sebab adanya jurang kaya dan miskin itu. Salah satu faktor yang menentukan adalah tidak adanya kehendak kuat dari pemerintah untuk mencabut akar-akar kemiskinan itu sendiri. Pemerintah terpilih harus mampu membangun ekonomi yang sejak semula mengembangkan potensi ekonomi rakyat yang juga tangguh dalam pergumulan ekonomi dunia.Kemiskinan yang mencolok mata dan berakibat langsung bagi gencrasi muda bangsa Indonesia adalah busung lapar. Negeri yang pernah mendapat gelar sebagai negeri yang kaya akan sumber daya alam dan subur ini sekarang harus menjadi saksi busung lapar bagi anak-anak bangsanya. Busung lapar hanya menjanjikan generasi yang hilang. Tubuh dan otak mereka tidak tumbuh dan tidak berkembang. Mereka diam-diam merintih karena tidak memiliki suara lagi untuk mendesahkan deritanya.Pemerintah yang baru harusnya sudah akan menilai dirinya gagal bila tidak sejak awal membuat program yang jelas untuk mengatasi masalah ini.
6. Penyalahgunaan Simbol Agama
Kekuatan bangsa Indonesia ada pada kebhinnekaan agama, keyakinan, budaya dan etnis. Agama dan kepercayaan merupakan kekuatan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai krisis. Rakyat masih bertahan hidup meskipun di dalam kemiskinan dan kesulitan, karena masih beriman kepada Yang Maha Kuasa. Tetapi betul-betul sangat disayangkan bahwa agama kerap dipergunakan untuk tujuan di luar makna dan peran agama itu sendiri. Agama yang memiliki nilai universal yang mengungkapkan keluhuran Ilahi dan kemuliaan manusia, dipergunakan sebagai alat untuk membedakan dan menindas kelompok lainnya. Perbedaan dalam pemahaman akan keyakinan dalam suatu agama tidak digunakan untuk saling memperkaya satu dengan lainnya tetapi perbedaan itu digunakan untuk dipertentangkan. Hal itu terjadi di negeri kita, antara lain dengan membuat peraturan perundang-undangan yang berdasarkan pada aturan satu agama.

Demikianlah batu-batu karang yang mengancam berhasilnya perjalanan bangsa dan Negara Indonesia dalam mengarungi sejarahnya. Sebagai akhir kata, bersama ini kami sampaikan daftar 151 peraturan daerah yang dikenal sebagai peraturan yang bertentangan dengan Pancasila. Peraturan-peraturan daerah itu bagaikan puncak karang yang secara kasat mata menghadang bahtera bangsa kita. Untuk menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia, kami menganjurkan kepada presiden dan wakil presiden terpilih untuk membatalkan 151 peraturan daerah ini dan yang semacamnya, serta tidak pernah akan mengesahkan peraturan perundang-undangan yang bertentangan dengan konstitusi Republik Indonesia.
Saudara-saudari calon presiden dan calon wakil presiden, demikianlah seruan kami ketika kami sedang bersama rakyat negeri ini menimbang-nimbang siapakah yang akan kami pilih sebagai pemimpin negeri ini. Besar harapan kami bahwa seruan ini mendapatkan perhatian, karena kami melihat dan mengalami bahwa pemimpin yang baik merupakan syarat mutlak bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai bersama.Bagi siapa saja yang nanti mendapat kepercayaan rakyat untuk menjadi presiden dan wakil presiden, kami ucapkan selamat bekerja dan kami menyediakan diri untuk bekerjasama dalam mengusahakan kesejahteraan bersama.
Teriring salam dan hormat kami,

Konferensi Wali Gereja Indonesia
Mgr. Martinus D. Situmorang, OFM.Cap (Ketua) - Mgr. A.M. Sutrisnaatmaka, M.S.F. (Sekjen)


BERITA SINODE V KAM

KABAR DARI
SINODE-V KAM
1-5 Desember 2008
Di Nagahuta, P. Siantar



Mungkin banyak dari kita yang bertanya-tanya, apa saja yang dibahas dan dibicarakan dalam Sinode yang berlangsung selama lima hari itu. Kendati agak terlambat, kami mencoba untuk memaparkan bagaimana berlangsungnya sinode tersebut. Cukup banyak hal yang dibicarakan dan direkomendasikan sinodan (peserta sinode)kepada bapa Uskup yang menjadi arah dan kebijakan hidup menggereja ke depan di keuskupan kita.

SERBA-SERBI

Sebelum kita masuk ke dalam pokok bahasan di Sinode, mungkin alangkah baik jika kita utarakan dulu beberapa hal selama berlangsungnya sinode tersebut.

Doa dan Sidang satu KesatuanSelama berlangsungnya sinode, doa dan sidang merupakan kesatuan yang tidak terpisahkan. Doa dalam hal ini Ibadat dan Ekaristi merupakan satu kesatuan dengan sidang atau pembahasan topik-topik yang diusung dalam sinode. Peserta tidak bisa hanya hadir di dalam sidang saja, tetapi harus juga hadir di dalam Ibadat dan Ekaristi. Di sini tidak ada yang terkecuali baik Uskup, Imam maupun umat, baik panitia maupun peserta. Semua harus bersama-sama dalam berdoa dan bersidang. Hal ini mau menekankan bahwa apa yang dihasilkan di dalam bersidang mesti berdasarkan hasil permenungan dalam doa. Di sini bukan hanya ketajaman otak atau pikiran yang dibutuhkann, tetapi juga harus dibarengi dengan ketajaman hati dan buah doa.
Mungkin sikap seperti ini menarik untuk kita terapkan di paroki maupun stasi kita, terlebih di saat kita bersermon atau bersidang untuk membicarakan kehidupan paroki atau stasi kita.

Ikrar Setia Hingga AkhirPada pembukaan sinode, usai perayaan Ekaristi dan mohon turunnya Roh Kudus atas peserta sinode, bapa Uskup memanggil nama satu persatu peserta sinode dan sinodan menjawab: “saya hadir”. Dalam pemanggilan nama yang hampir 300 orang ini, bapa Uskup meminta ikrar kesetiaan dari peserta sinode untuk mengikuti seluruh jalannya rangkaian sinode sampai akhir. Peserta yang tidak bisa hadir sampai selesai sinode dipersilahkan untuk meninggalkan sinode. Peserta yang tidak terdaftar dalam SK peserta sinode juga dipersilahkan untuk pulang.
Ketat ya? Bagaimana dengan sermon-sermon kita selama ini di paroki kita? Mungkinkah hal ini kita terapkan? Sudah merupakan kebiasaan bagi kita mengikuti sermon hanya sepenggal-sepenggal, separuh waktu, mungkin hal ini bisa menjadi bahan refleksi bagi kita.

Disiplin: Duduk di Kursi yang Sama selama Sinode, wajib BadnameKetika peserta masuk ke dalam sidang, setiap peserta duduk di kursi yang sudah diberi label nama peserta sendiri lengkap dengan botol Aqua isi ulang yang diberi label nama peserta itu sendiri juga. Peserta juga diwajibkan memakai tanda pengenal (badname)selama sinode baik ketika sidang maupun ibadat dan Ekaristi. Memang hal ini membantu peserta untuk semakin saling mengenal, tetapi juga sekaligus mengikat peserta jaim (menjaga image)selama sinode untuk senantiasa disiplin: tidak terlambat, tidak keluar-masuk dari ruang sidang. Selama bersidang baik di kelompok maupun di pleno semua perokok baik yang berat seperti penulis ini maupun ringan bisa menahan diri tidak merokok. Kog bisa ya? Selain itu, juru foto juga disebar di setiap penjuru ruang sidang, yang senantiasa siap untuk mengabadikan setiap kejadian dan perilaku sinodan. Peserta yang mengantuk pasti akan menjadi liputan menarik bagi juru foto dan biasanya dipublikasikan lengkap dengan komentarnya lewat jurnal harian sinode Berhasil (Berita Harian Sinode Kelima)yang dibagi-bagikan secara gratis setiap pagi bagi setiap sinodan usai perayaan Ekaristi.
Kesetian dan disiplin tidak hanya dituntut dari peserta sinode, panitia juga senantiasa siap melayani sinodan. Panitia juga melaporkan secara terinci dan transparan setiap biaya yang dikeluarkan setiap hari selama sinode.
Memang habitus baru dicoba diterapkan baik oleh panitia maupun peserta dalam sinode ini, bagaimana dengan kita di paroki dan stasi kita? Masihkah habitus lama yang bercokol?
Para Pastor Wajib lewat Bus Antar-Jemput
Peserta yang berdomisili di sekitar Siantar tidak diperbolehkan menginap kembali ke rumah/biaranya kendatipun dekat. Peserta wajib menginap di tempat yang sudah ditentukan oleh panitia. Karena keterbatasan daya tampung kamar tidur RPF Nagahuta sebagai tempat sinode, sebagian besar para pastor menginap di Monte Luco (Biara Suster FCJM), Bina Samadi (Biara Suster KSFL) dan St. Vincentius (Biara Suster KYM). Mereka diantar jemput dengan Bus VIP Intra setiap pagi dan malam. Mereka tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan sendiri. Hal ini tampak agak ‘berat’ bagi beberapa pastor yang sudah terbiasa dengan tidur siang. Kali ini, mereka tidak punya tempat untuk meletakkan kepala untuk tidur siang. “Hukuman ya pastor!”, kata seorang peserta awam meledek pastor teman sekelasnya dulu di Seminari.

TOPIK-TOPIK BAHASANTopik-topik bahasan ini, karena keterbatasan tempat, belum bisa kita uraikan satu per satu secara mendetail. Di sini hanya kita sebutkan topik-topiknya saja.
Setelah mengumpulkan dan mempelajari tanggapan dari semua kalangan umat beriman, berupa simpul jaring opini yang sudah diedarkan, panitia persiapan sinode mendaftarkan topik-topik relevan dan diserahkan kepada bapa Uskup. Akhirnya bapa Uskup menetapkan 15 topik berikut sebagai bahan bahasan Sinode V KAM:
1. Pembinaan Keluarga Katolik
2. Dewan (Pastoral) Paroki
3. Pemberdayaan Komunitas Lingkungan dan Kelompok Kategorial
4. Pendidikan Liturgi: Memahami, Mengalami, Menghayati
5. Pelayanan dan Penghayatan Sakramen, khususnya Tobat dan Pengurapan Orang Sakit
6. Identitas Imam dalam Bingkai Liturgi
7. Pembinaan Pengurus Gereja
8. Gerakan Evangelisasi
9. Imam sebagai Pembina dan Pewarta Iman
10. Pelayanan Gereja di Bidang Pendidikan
11. Pelayanan Gereja di Bidang Sosial Ekonomi
12. Peran Tarekat/Lembaga Hidup Bakti dalam Pelayanan Gereja
13. Membangun Dialog Kehidupan
14. Advokasi Hukum dan Kaderisasi Politik
15. Pembenahan Kuria dan Komisi-Komisi KAM.
Berdasarkan topik-topik itu, semua anggota sinode dibagi dalam 15 kelompok. Dari kelima belas kelompok ini kemudian disatukan menjadi 5 subpleno berdasarkan lima (panca) tugas Gereja. Dari lima kelompok ini kemudian menjadi pembahasan dalam pleno dan disimpulkan sebagai rekomendasi dan usulan kepada bapa Uskup. Rekomendasi dan usulan ini diserahkan secara simbolis oleh perwakilan-perwakilan umat kepada Uskup dalam ibadat penutup sidang. Usai ibadat, kemudian peserta sinode berangkat ke GOR P. Siantar untuk bersama-sama dengan seluruh Ketua Dewan Stasi se KAM, para undangan dan umat lainnya mengikuti Misa Meriah Penutupan Sinode V Keuskupan Agung Medan. Pada penutupan ini Semua para pengurus Gereja Se- Keuskupang Agung Medan diundang, para utusan para pengurus Gereja Paroki Sidikalang juga ikut hadir dalam pentupan tersebut. Dalam Pentupan tersebut hadir juga undangan pihak pemerintah yang secara khusus naik Helikopter menghadiri penutupan Sinode ini seperti Gubernur Sumut, Syamsul Arifin dan Kapolda Sumut beserta beberapa Bupati.
(Sorang Tumanggor, peserta Sinode V KAM)


PAROKI PAROKI DI KAM

PAROKI-PAROKI / GEREJA-GEREJA
DI KEUSKUPAN AGUNG MEDAN


01.PAROKI AEK KANOPAN

Nama Gereja: Pius X

Buku Paroki: Sejak Nopember 1978. Sebelumnya di Kisaran/Tanjung Balai

Alamat: Jl. Serma Maulana S. No. 48, Aek Kanopan 21457

Telepon: 0624-92289

Jumlah Stasi: 56 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
02.PAROKI AEK NABARA

Nama Gereja: St. Fransiskus dari Asisi

Buku Paroki: Sejak Nopember 1978. Sebelumnya di Aek Kanopan/Kisaran

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Ampera, Aek Nabara 21462

Telepon: 0624-29149

Jumlah Stasi: 45 Stasi

Dilayani oleh: SX:
03.PAROKI BALIGE

Nama Gereja: St. Yosef

Buku Paroki: Sejak 01 Januari 1935. Sebelumnya di Sibolga

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Pardede Onan, Balige 22313

Telepon: 0632-21192

Jumlah Stasi: 29 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
04.PAROKI BANDA ACEH

Nama Gereja: Hati Maha Kudus Yesus

Buku Paroki: Sejak 01 Januari 1946. Sebelumnya hilang

Alamat: Jl. Jend. A. Yani 2, Kotak Pos 33, Banda Aceh 23001

Telepon: 0651-21205

Jumlah Stasi: 6 Stasi

Dilayani oleh: PR
05.PAROKI BANDAR BARU

Nama Gereja: Sang Penebus

Buku Paroki: Sejak 1975. Sebelumnya di Delitua

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Medan-Berastagi Km 47 Bandar Baru 20357

Telepon: 0628-97264

Jumlah Stasi: 24 Stasi

Dilayani oleh: OFM. CONV
06PAROKI BINJAI

Nama Gereja: Bunda Pertolongan Abadi

Buku Paroki: Sejak 01 Januari 1980. Sebelumnya di Katedral Medan

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Sukarno Hatta 178, Binjai 20731

Telepon: 061-8821657

Jumlah Stasi: 27 Stasi

Dilayani oleh: PR
07.PAROKI DELITUA

Nama Gereja: St. Josef

Buku Paroki: Sejak 1968. Sebelumnya di Katedral Medan

Alamat: Jl. Sibiru-biru No. 554, rt. 01/rw. 01 No. 1, Delitua 20355

Telepon: 061-7030115

Jumlah Stasi: 59 Stasi

Dilayani oleh: OFM. CONV
08.DOLOK SANGGUL

Nama Gereja: St. Fidelis

Buku Paroki: Sejak 1951. Sebelumnya di Balige/Lintongnihuta

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Merdeka 47, Dolok Sannggul 22457

Telepon: 0633-31067

Jumlah Stasi: 34 Stasi

Dilayani oleh: SVD
09.PAROKI KABANJAHE

Nama Gereja: St. Perawan Maria diangkat Ke Surga

Buku Paroki: Sejak 01 Agustus 1948. Sebelumnya di Medan (katedral)

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Letnan R. Perangin-angin, Kabanjahe 22111

Telepon: 0628-20015, Fax. 0628-20469

Jumlah Stasi: 83Stasi

Dilayani oleh: PR
10.PAROKI KISARAN

Nama Gereja: Sakramen Mahakudus

Buku Paroki: Sejak Nopember 1968. Sebelumnya di Tanjung Baali

Alamat: Jl. Hamka 6 C, Kisaran 21216

Telepon: 0623-41011

Jumlah Stasi: 24 Stasi

Dilayani oleh: O. CARM
11.PAROKI LAWE DESKY

Nama Gereja: St. Yosef

Buku Paroki: Sejak 01 Maret 1952. Sebelumnya di Medan Katedral dan Saribudolok (thn. 1939-1952)

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Kotacane, Kec. Sigala-gala, Lawedesky 24673

Telepon: 0623-41011

Jumlah Stasi: 3 Stasi

Dilayani oleh: SVD
12.PAROKI LINTONGNIHUTA

Nama Gereja: St. Koenraad Parzham

Buku Paroki: Sejak 01 Juli 1937. Sebelumnya di Balige

Alamat: Jl. Tugu 19, Onan Baru, Lintongnihuta 22475

Telepon: 0623-41011

Jumlah Stasi: 18 Stasi

Dilayani oleh: SVD
13.LUBUK PAKAM

Nama Gereja: Gembala Baik

Buku Paroki: Sejak 1966. Sebelumnya di Katedral Medan

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Siantar No. 111, Lubuk Pakam 20517

Telepon: 061-7951805

Jumlah Stasi: 22 Stasi

Dilayani oleh: PR
14PAROKI MEDAN-KATEDRAL

Nama Gereja: St. Maria yang terkandung tan bernoda asal

Buku Paroki: Sejak 01 Januari 1879.

Alamat: Jl. Pemuda 1, Medan 20151

Telepon: 061-4552753

Jumlah Stasi: 2 Stasi

Dilayani oleh: PR
15.PAROKI MEDAN-HAYAM WURUK

Nama Gereja: St. Antonius

Buku Paroki: Sejak Maret 1915. Sebelumnya di Katedral

Alamat: Jl. Hayam Wuruk No. 01, Medan 20153

Telepon: 061-4152740

Jumlah Stasi: 4 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
16.PAROKI MEDAN TIMUR

Nama Gereja: St. Petrus

Buku Paroki: Sejak 07 Agustus 1988. Sebelumnya di Gereja Katedral

Alamat: Jl. Pelita V No. 1, Kelurahan Sidorame Barat, Kec. Medan Perjuangan, Medan 20237

Telepon: 061-6636168

Jumlah Stasi: 4 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
17.PAROKI MEDAN-PADANG BULAN

Nama Gereja: St. Fransiskus dari Asisi

Buku Paroki: Sejak 15 September 1975. Sebelumnya di Hayam Wuruk Medan

Alamat: Jl. Bunga Ester 93 B, Padang Bulan Selayang II, Medan 20131

Telepon: 061-8214761, Fax. 061-8214762

Jumlah Stasi: 19 Stasi

Dilayani oleh: OFM. CONV
17.PAROKI MEDAN-NUSANTARA

Nama Gereja: Kristus Raja

Buku Paroki: Sejak tahun 1924. Sebelumnya di Katedral

Alamat: Jl. Merapi 2, Medan 20212

Telepon: 061-4142144, Fax. 061-4556828

Jumlah Stasi: 1 Stasi

Dilayani oleh: PR
18.PAROKI MEDAN – PASAR MERAH PAROKI

Nama Gereja: St. Paulus

Buku Paroki: Sejak 1967. Sebelumnya di Katedral Medan

Alamat: Jl. HM. Joni 64 A, Medan 20217

Telepon: 061-7365680

Jumlah Stasi: 4 Stasi

Dilayani oleh: O. CARM
19.PAROKI MEDAN-HELVETIA

Nama Gereja: Tristasi

Buku Paroki: Sejak 01 Januari 1988. Sebelumnya di Medan/ Katedral Medan/Hayam Wuruk.

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Beringin III, Helvetia, Medan 20124

Telepon: 061-8474293, Fax. 061-8474291

Jumlah Stasi: 4 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
20.PAROKI MEDAN-MARTUBUNG

Nama Gereja: St. Konrad

Buku Paroki: Sejak 1967. Sebelumnya di Katedral Medan

Alamat: Jl. Pancing I, No. 7, Martubung, Medan 20251

Telepon: 061-6854525

Jumlah Stasi: 16 Stasi

Dilayani oleh: SVD
21.PAROKI MEDAN-TANJUNG SELAMAT

Nama Gereja: St. Maria

Buku Paroki: .............

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Bunga Stella 4, Tanjung Selamat, Medan

Telepon: 061-8361249

Jumlah Stasi: 6 Stasi

Dilayani oleh: PR
22.PAROKI ONAN RUNGGU

Nama Gereja: St. Paulus

Buku Paroki: Sejak 1 Oktober 1939. Sebelumnya di Palipi

Alamat: Pastoran Katolik, Onan Runggu 22394, P. Samosir

Telepon: -

Jumlah Stasi: 22 Stasi

Dilayani oleh: CMF
23.PAROKI PAKKAT

Nama Gereja: St. Yohanes Pembaptis

Buku Paroki: Sejak 01 Juli 1940

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. R.A. Kartini, Pakkat 22455

Telepon: 086812109698

Jumlah Stasi: 26 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
24.PAROKI PALIPI

Nama Gereja: St. Fransiskus Assisi

Buku Paroki: Sejak tahun 1936. Sebelumnya di Balige

Alamat: Pastoran Katolik, Palipi 22393, P. Samosir

Telepon: 086812109698

Jumlah Stasi: 31 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
25.PAROKI PANGURURAN

Nama Gereja: St. Michael

Buku Paroki: Sejak tahun 1941. Sebelumnya di Palipi

Alamat: Jl. Uskup Soegiopranoto 1, Pangururan 22392

Telepon: 0626-20074

Jumlah Stasi: 69 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
26.PAROKI PARAPAT

Nama Gereja: St. Fidelis

Buku Paroki: Sejak 01 Agustus 1952. Sebelumnya di Onan Runggu/P. Siantar.

Alamat: Jl. Sirikki No. 6, Parapat 21174

Telepon: 0625-41024, Fax. 0625-41024

Jumlah Stasi: 29 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
27.PAROKI PARLILITAN

Nama Gereja: St. Lusia

Buku Paroki: Sejak 01 Agustus 1958. Sebelumnya di Pakkat

Alamat: Pastoran Katolik, Parlilitan 22456

Telepon: 0625-41024, Fax. 0625-41024

Jumlah Stasi: 22 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
28.PAROKI PARONGIL

Nama Gereja: St. Petrus dan Paulus

Buku Paroki: Sejak 01 Mei 1954. Sebelumnya di Sidikalang

Alamat: Jl. Sisingamangaraja Atas 62, Parongil 22262

Telepon: 0627-434048

Jumlah Stasi: 30 Stasi

Dilayani oleh: O. CARM
29.PAROKI PARSOBURAN

Nama Gereja: St. Josep

Buku Paroki: Sejak 1952. Sebelumnya di Balige

Alamat: Pastoran Katolik, Parsoburan, d/p. Pastoran Katolik Jl. Pardede Onan, Balige 22313

Telepon: 0632-341884

Jumlah Stasi: 25 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
30.PAROKI PEMATANG SIANTAR-JL. BALI

Nama Gereja: St. Yosef

Buku Paroki: Sejak tahun 1966. Sebelumnya di Sibolga

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Bali, Pematang Siantar 21142

Telepon: 0622-25783

Jumlah Stasi: 64 Stasi

Dilayani oleh: PR
31.PAROKI PEMATANG SIANTAR-JL. MEDAN

Nama Gereja: St. Petrus dan Paulus

Buku Paroki: Sejak tahun 1968. Sebelumnya di Sibolga

Alamat: Jl. Medan Km 5,6, Kotak Pos 54, Pematang Siantar 21101

Telepon: 0622-29105

Jumlah Stasi: 21 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
32.PAROKI PEMATANG SIANTAR-JL. SIBOLGA

Nama Gereja: St. Laurentius a Brundisio

Buku Paroki: Sejak 01 Juli 1931. Sebelumnya di Katedral

Alamat: Jl. Sibolga 21, Pematang Siantar 21121

Telepon: 0622-21400

Jumlah Stasi: 1 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
33.PAROKI PEMATANG SIANTAR-TANAH JAWA

Nama Gereja: -

Buku Paroki: Sejak .............. Sebelumnya di Jl. Sibolga P. Siantar

Alamat: d/p. Jl. Sibolga 21, Pematang Siantar 21121

Telepon: 0624-92289

Jumlah Stasi: 25 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
34.PAROKI PERDAGANGAN

Nama Gereja: Kristus Raja

Buku Paroki: Sejak 05 Juli 1970. Sebelumnya di Jl. Sibolga P. Siantar dan Kisaran

Alamat: Jl. Jend. Sudirman 3, Perdangan 21184

Telepon: 0622-96191

Jumlah Stasi: 41 Stasi

Dilayani oleh: O. CARM
35.PAROKI SERIBUDOLOK

Nama Gereja: St. Fransiskus dari Asisi

Buku Paroki: Sejak 01 Maret 1939. Sebelumnya di P. Siantar

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Sutomo No. 16, Seribudolok 22167

Telepon: 0622-26616

Jumlah Stasi: 61 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
36.PAROKI SIDIKALANG

Nama Gereja: St. Maria Pertolongan Orang Kristen

Buku Paroki: Sejak 26 September 1938. Sebelumnya di Katedral Medan

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Dairi 1, P.O. Box 19, Sidikalang 22211

Telepon: 0627-21240, Fax. 0627-22050

Jumlah Stasi: 42 Stasi

Dilayani oleh: O. CARM
37.PAROKI SUMBUL

Nama Gereja: Beato Dionysius

Buku Paroki: Sejak tahun 1967. Sebelumnya di Sidikalang dan Parongil

Alamat: Jl. Sisingamangaraja Atas 37, Sumbul 22281

Telepon: 0627-450014

Jumlah Stasi: 43 Stasi

Dilayani oleh: O. CARM
38.PAROKI TIGA LINGGA

Nama Gereja: Maria dari Gunung Karmel

Buku Paroki: Sejak tahun 1967. Sebelumnya di Sidikalang dan Parongil

Alamat: Jl. Kota Bunga 16, Tigalingga 22252

Telepon: 0627-450014

Jumlah Stasi: 28 Stasi

Dilayani oleh: O. CARM
39.PAROKI TANJUNG BALAI

Nama Gereja: St. Michael

Buku Paroki: Sejak 01 Oktober 1947. Sebelumnya rusak

Alamat: Jl. Gereja 12, Tanjung Balai 21312

Telepon: 0623-92047

Jumlah Stasi: 23 Stasi

Dilayani oleh: O. CARM
40.PAROKI TARUTUNG

Nama Gereja: St. Maria

Buku Paroki: Sejak 01 Agustus 1958. Sebelumnya di Balige

Alamat: Jl. D.I. Panjaitan No. 39, Tarutung 22416

Telepon: 0633-21164

Jumlah Stasi: 52 Stasi

Dilayani oleh: SJ
41.PAROKI TEBING TINGGI

Nama Gereja: St. Yosef

Buku Paroki: Sejak 01 Juli 1951. Sebelumnya di Katedral Medan

Alamat: Jl. Pahlawan 13, Tebing Tinggi 20633

Telepon: 0621-21396

Jumlah Stasi: 59 Stasi

Dilayani oleh: OSC
42.PAROKI TIGA BINANGA

Nama Gereja: St. Fransiskus Assisi

Buku Paroki: Sejak tahun 1979. Sebelumnya di Kabanjahe

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Kotacane Km 2,5, Tiga Binanga 22162

Telepon: 0628-410025

Jumlah Stasi:51 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
43.PAROKI BERASTAGI

Nama Gereja: St. Fransiskus Assisi

Buku Paroki: Sejak tahun 2005. Sebelumnya di Kabanjahe kota

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Irian 22162

Telepon: 0628-410025

Jumlah Stasi:51 Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
44.PAROKI KABAN JAHE LUAR KOTA

Nama Gereja: St. Fransiskus Assisi

Buku Paroki: Sejak tahun 2007. Sebelumnya di Kabanjahe kota

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Irian 22162

Telepon: 0628-

Jumlah Stasi: Stasi

Dilayani oleh: OFM.CAP
45.PAROKI TOMOK

Nama Gereja: -

Buku Paroki: Sejak tahun 2007. Sebelumnya di Pangururan

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Irian 22162

Telepon: 0628-

Jumlah Stasi: Stasi

Dilayani oleh: CMF
46.PAROKI MANDALA MEDAN

Nama Gereja: St. Yohanes Penginjil

Buku Paroki: Sejak tahun 2008. Sebelumnya di Pasar Merah

Alamat: Pastoran Katolik, Jl. Mandala Baipas

Telepon: 061-

Jumlah Stasi:- Stasi

Dilayani oleh: CMF

PASTORAN NON PAROKI / BIARA
01.POSTULAT KARMEL ”NABI ELIA”

Alamat: Jl. Batu Kapur 359 A Kuta Gambir Sidikalang 22211- Dairi

Telepon: 0627-424500
02.SEMINARI MENENGAH

Alamat: Jl. Lapangan Bola Atas 24 Pematang Siantar 21127

Telepon: 0622-23526
03.TOR ST. MARKUS

Alamat: P.O. Box 117 Pematang Siantar 21101

Telepon: 0622-430033, Fax : 0622-430034
04.SEMINARI TINGGI ST. PETRUS

Alamat: P. O. Box 117 Pematang Siantar 21101

Telepon: 0622-25005
05.PPU KARANG SARI

Alamat: Kotak Pos 49 Pematang Siantar 21101

Telepon: 0622-22828; Fax : 0622-26901
06.GRAHA BUNDA ANNAIVELANGKANNI SHIRNE

Alamat: Jl. Sakura III Tanjung Selamat - Medan Kotak Pos 49

Telepon: 061-8201943
07.BIARA KAPUSIN ”KAMERINO”

Alamat: P.O. Box 179 Nagahuta-Pematang Siantar

Telepon: 0622-460094 / 460093/460092; Fax 0622-460093
08.BIARA KAPUSIN ”ALVERNA"

Alamat: Jl. Pasar Baru-Sinaksan Pematang Siantar

Telepon: 0622-25008; Fax 0622-431998
09.BIARA KAPUSIN BIARA KAPUSIN

Alamat: Jl. Medan Km 5,6 Pematang Siantar

Telepon: 0622-24131
10.BIARA KAPUSIN

Alamat: Jl. Beringin III Helvetia - Medan

Telepon: 061-8474292
11.BIARA KONVENTUAL ”St. BONAVENTURA”

Alamat: Sinaksak Pematang Siantar 21121

Telepon: 0622-25006
08.POSTULAT KAPUSIN

Alamat: P. O. Box 179 Nagahuta-Pematang Siantar 21101

Telepon: 0622-23526

VISITOR

free counters

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites